Rabu, 04 Juli 2012

Rangkuman Pengantar Teknologi Game


Mata kuliah ini termasuk mata kuliah yang menarik karena dengan mata kuliah ini saya menjadi cukup banyak tahu mengenai game. Bahkan mungkin banyak yang saya tidak tau mengenai game. Contohnya seperti :
1.  Apa itu game, pada postingan ini saya menjelaskan apa itu game.
2.  Sejarah game, bagaimana awal mula game pada dahulu kala dan apa yang memotivasi pembuatannya manjadi game yang ada seperti sekarang ini.
3.  Unsur-unsur game, dari sini kita mengetahui apa aja yang menjadi unsur-unsur dalam sebuah game yaitu :
a. Koordinator, bertanggung jawab mengenai jalannya pembuatan game dan mengawasi bagaimana system pembuatan game tersebut.
b. Programmer, orang yang mampu membuat program/perangkat lunak atau Software yang dapat menjalankan perangkat kerasnya/hardware.
c. Type Writer (Dialog), seorang yang melakukan penulisan dalam game tersebut.
d. Character, tokoh pada game tersebut yang dapat dimainkan oleh pemain.
e. Storyline,  jalan cerita yang mendukung adanya game. Storyline merupakan salah satu hal penting dalam pembuatan game.
4.  Lalu pembahasan mengenai game engine, bagaimana game engine dibuat dan apa saja yang menjadi komponennya seperti :
a. Komponen Grafik, adalah komponen yang paling dirasakan oleh para gamers berpengaruh sangat besar, visualisasi.
b. Komponen Physic Engine, Komponen ini bertugas untuk menghitung apakah sebuah benda bersinggungan dengan benda lain, atau berapa kecepatan sebuah benda dengan massa tertentu ketika dilemparkan dari ketinggian tertentu.
c. Komponen Musik, Komponen ini bertugas untuk melakukan pengolahan sebuah musik untuk game.
d. Skeletal system, Komponen ini bertugas untuk melakukan pengolahan sebuah objek manusia atau benda lain supaya bisa bergerak berdasarkan rangka yang telah dibuat sebelumnya.

Mata kuliah ini sangat menarik untuk bisa dipelajari secara mendalam jika kita ingin menggeluti bidang semacam game. 

Augmented Reality


Augmented reality adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Jadi teknologi ini memasukkan sebuah benda dari dunia maya seakan akan muncul di dunia nyata. Berikut ini adalah contohnya.



Biasanya untuk memunculkan objek tersebut menggunakan sebuah tulisan, gambar dan sebagainya yang dijadikan sebagai kode atau barcode untuk menampilkan objek dari dunia maya.
 Benda-benda maya menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan inderanya sendiri. Hal ini membuat realitas tertambah sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam dunia nyata.
Realitas tertambah dapat diaplikasikan untuk semua indera, termasuk pendengaran, sentuhan, dan penciuman. Selain digunakan dalam bidang-bidang seperti kesehatan, militer, industri manufaktur, realitas tertambah juga telah diaplikasikan dalam perangkat-perangkat yang digunakan orang banyak, seperti pada telepon genggam.

Sumber
adhie70.wordpress.com
http://blog.augmentedreality.co.id/2010/10/20/augmented-reality-vs-virtual-reality/

Virtual Reality


Virtual Reality adalah teknologi yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh computer, suatu lingkungan sebenarnya ditiru atau benar – benar suatu lingkungan yang diciptakan sendiri. Umumnya virtual teknologi diciptakan sesuai dengan lingkungan sebenarnya. Jadi dalam pembuatan VR ini sangat memperhitungkan apa yang terjadi dengan kondisi yang berbeda beda. Ini dilakukan agar VR bisa menyerupai kondisi aslinya sehingga membuat user merasa berada dilingkungan sesungguhnya.
Teknologi ini mampu menjadikan orang yang merasakan dunia maya tersebut terkecoh dan yakin bahwa yang dialaminya adalah nyata. Sejak beberapa tahun lalu, kata "immersive'' [tenggelam] telah mulai digunakan di depan istilah "virtual reality"[kenyataan maya], yang mencerminkan keadaan bahwa mereka yang menyaksikan kenyataan maya benar-benar tenggelam dalam apa yang sedang mereka al ami. Penjelasan dari sistem dunia maya ini didasarkan pada panca indra manusia. Misalnya, ketika pengguna sistem dunia maya memakai sarung tangan khusus, perangkat di dalam sarung tangan tersebut mengalirkan sinyal -sinyal ke ujung-ujung jari. Ketika sinyal-sinyal ini diteruskan ke dan ditafsirkan oleh otak, pengguna tersebut merasakan bahwa dirinya sedang menyentuh kain sutra atau vas bunga yang penuh hiasan, lengkap dengan seluruh pernak pernik pada permukaannya, meskipun benda semacam itu pada kenyataannya tidak ada di sekitarnya. Salah satu penerapan terpenting dari dunia maya adalah di bidang kedokteran. Universitas Michigan telah mengembangkan suatu teknologi untuk melatih para pembantu dokter, khususnya para karyawan di ruang gawat darurat untuk melatih ketrampi lan mereka di sebuah laboratorium dunia maya. Di sini, gambaran lingkungan sekitar diciptakan dengan memunculkan rincian seluk beluk sebuah ruang operasi pada lantai, dinding, dan langit-langit dari sebuah ruangan.
Untuk mewujudkan suasana yang nyata, virtual reaity menggunakan beberapa peralatan yaitu :
1.      Glove
2.      Headset
3.      Walker



Konsep kerja teknologi VR adalah pemakai melihat suatu dunia semu yang sebenarnya adalah gambar-gambar bersifat dinamis. Melalui Headphone atau speaker, pendengar akan mendengar suara yang realistis. Melalui headset, glove, dan walker, semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem akan memberikan reaksi yang sesuai sehingga pemakai seolah-olah merasakan pada situasi yang nyata, baik secara fisik maupun psikologis.
Syarat yang harus ada pada Virtual Reality :
  • Gambar / grafis / penglihatan 3D yang nyata menurut perspektif penglihatan pengguna.
  • Kemampuan untuk mendeteksi gerakan-gerakan pengguna, seperti gerakan kepala dan arah bola mata, untuk menyesuaikan grafis yang dihasilkan supaya menyesuaikan perubahan dunia 3D nya.
Saat berada dalam Virtual Reality, pengguna akan merasa melebur seolah menyatu dengan dunianya, dan bisa berinteraksi dengan objek-objek yang ada disana. Hal ini disebut telepresence.
Efek yang kerap ditimbulkan adalah pemakai kerap mengalami gangguan yang disebut cybersickness. Penderita gangguan ini akan merasa ketegangan mata dan bahkan disertai rasa pusing. Tekadang penderita secara psikologis masih terbawa pada suasana semu walaupun sebenernya penderita sudah kembali ke dunia nyata.

Sumber :
http://blog.augmentedreality.co.id/2010/10/20/augmented-reality-vs-virtual-reality/

Selasa, 08 Mei 2012

Game Engine

Apa Itu Game Engine ?
Game engine adalah sebuah sistem software yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game.

Tujuan Game Engine?
Game engine adalah dasar untuk membuat sebuah game karena dalam game engine ini terdapat konsep permainan dan aturan aturan sebuah permainan. Dengan adanya game engine sebagai dasarnya maka untuk melakukan pengembangan terhadap game tersebut cukup melakukan perubahan terhadap design permainan.
Umumnya sebuah game engine dibuat untuk menangani rendering dan beberapa teknologi penting lainnya, namun  game engine juga dapat menangani tugas seperti  game AI, collision detection antara  game object, sound dan lainnya. Beberapa engine game pada umumnya menyediakan fasilitas graphics rendering(2D atau 3D). Engine yang menyediakan fasilitas real time 3D rendering biasanya dinamakan engine 3D.
Ada banyak sekali game engine yang dirancang untuk bekerja pada beberapa konsol video game dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux dan Mac OS X. Fungsi utama yang secara khusus disediakan oleh game engine meliputi mesin render (renderer) untuk grafik 2D atau 3D, mesin fisika, deteksi tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen momori, threading, dukungan lokalisasi dan layar grafik. Proses pembuatan game seringkali dihemat oleh sebagian besar developer dengan menggunakan kembali game engine yang sama untuk membuat game yang berbeda.
Ada Berapa Tipe Game Engine?
Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrograman. Ada 3 tipe game engine yang ada saat ini, diantaranya :
·         Roll-your-own game engine
Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine-nya sendiri. Mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Di sisi lain, mereka kadang menggunakan library komersil atau yang open source. Terkadang mereka juga membuat semuanya mulai dari nol. Biasanya game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar diberikan secara gratis, juga memperbolehkan mereka (para developer) lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Tower Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine-nya, hanya untuk ditulis ulang semuanya dalam beberapa hari  sebelum penggunaannya karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.
·         Mostly-ready game engines
Engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model, texture dan lain-lain. Banyak dari mereka yang sudah benar-benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar-benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan game engine-nya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja game-nya. Contoh tipe game engine seperti ini adalah Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Dengan hal ini dapat menyingkat menghemat waktu dan biaya dari para developer game.
·         Point-and-click engines
Engine ini merupakan engine yang sangat dibatasi, tapi dibuat dengan sangat user friendly. Anda bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget.  Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas dan memiliki kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman dan merilis game-game mereka secepatnya.
                                           
Pada perkembanganya, game engine ini ada yang berbayar dan ada juga yang gratis alias open source. Berikut adalah contoh-contoh game engine yang open source dan berbayar .
Contoh game engine open source :
  1. OGRE
  2. Panda 3D
  3. crystal space
  4. blender game engine
  5. jME
  6. openSceneGraph
  7. Panda 3D *)
  8. OGRE *)
  9. Esenthel for non­commercial
  10. Unity Free Edition
  11. G3D *)
  12. Genesis3D *)
  13. FPS Creator Free Edition
  14. DarkBASIC Pro Free Edition
  15. Cube 2 (Sauerbraten) *)
  16. Unreal Development Kit
  17. Platinum Arts Sandbox *)
  18. CAST II *)
  19. 3D RAD Pro
  20. DX Studio
  21. Blender *)
  22. Angel ( ini engine­nya Nusantara Online) *) **)
  23. Irrlicht *)
  24. id Tech (a.k.a Doom Engine, yang dipakai membuat Doom 2) *)
  25. Quake Engine (yang dipakai menggarap Quake dan Half­Life) *)
Contoh game engine berbayar :
  1. c4 Engine
  2. torque game engine
  3. 3DGamestudio
  4. DXStudio
  5. neoExis engine
  6. esenthel engine,
  7. 3D Game Maker
  8. 3D Game Studio
  9. DarkBASIC
  10. TrueVision
  11. FPS Creator
  12. Blade 3D
  13. Source
  14. Esenthel for commercial
  15. Torque 3D
  16. Shiva 3D
  17. CryEngine








Referensi :
http://rizkiekasatria.wordpress.com/2011/04/12/pengertian-game-engine/

Komponen – Komponen Game Engine


Pada umumnya sebuah game mempunyai beberapa komponen yang bisa dibagi dalam jenis
1 .    Komponen Grafik
2 .    Komponen Physic Engine
3 .    Komponen Musik
4 .    Skeletal system
Membangun sebuah modul sendiri kalau boleh saya katakan adalah suatu hal yang sia-sia, mengapa harus buat sendiri kalau ada yang menyediakan secara gratis. Membangun komponen game bukanlah suatu ide bagus kecuali jika anda dibayar untuk itu, dan anda telah memutuskan untuk membaktikan diri untuk membuat salah satu komponen diatas.

Untunglah, kalau anda rajin memeriksa di internet dan bertanya-tanya, anda akan menemukan bahwa 4 komponen diatas sudah disediakan secara cuma-cuma bahkan anda bisa menggunakannya dalam game komersial anda. Tapi tentunya kalau anda mempunyai keuntungan yang cukup banyak, rasanya tidak etis kalau anda tidak memberikan mereka sesuatu untuk kerja keras mereka.

Komponen Grafik.
Komponen ini adalah komponen yang paling penting dalam sebuah game. Seperti yang bisa anda lihat komponen ini adalah komponen yang paling dirasakan oleh para gamers berpengaruh sangat besar, visualisasi. Tanpa sebuah visualisasi, sebuah game akan tampak sangat membosankan, bahkan sebuah game dengan permainan yang bagus pun akan mendapat celaan gara-gara tidak menampilkan grafik yang bagus. Tugas dari komponen ini adalah menampilkan visualisasi dalam bentuk gambar dan melakukan hitungan untuk hal-hal rumit seperti kamera.

Komponen Physic Engine
Komponen ini bertugas untuk menghitung apakah sebuah benda bersinggungan dengan benda lain, atau berapa kecepatan sebuah benda dengan massa tertentu ketika dilemparkan dari ketinggian tertentu. Komponen ini bertugas untuk melakukan perhitungan untuk simulasi yang ada di bumi.

Komponen music
Komponen ini bertugas untuk melakukan pengolahan sebuah musik untuk game. Bahkan beberapa penyedia komponen ini sanggup untuk mensimulasikan sebuah suara berdasarkan jarak antara pendengar dan objek.

Komponen Skeletal system
Komponen ini bertugas untuk melakukan pengolahan sebuah objek manusia atau benda lain supaya bisa bergerak berdasarkan rangka yang telah dibuat sebelumnya, semisal gerakan untuk robot atau gerakan untuk manusia.
Penyederhanaan.

Seperti yang telah di sebutkan di atas, membuat sendiri komponen tersebut bukanlah ide yang bijak untuk membuat sebuah game, dan sekali lagi, kecuali anda di bayar untuk itu. Dan sekali lagi, komponen-komponen tersebut sudah tersedia gratis bahkan dalam game komersil pun anda tidak akan di tagih untuk membayar. 

Namun basicnya komponen-komponen game terdiri dari :
Tools/Data
Dalam pengembangan game, dibutuhkan data untuk menuliskan text files. Dalam pengembangan game, paling tidak dibutuhkan beberapa tools seperti 3d model editor, level editor dan graphics programs. Bahkan jika diperlukan, seringkali kita mengembangkan game engine tersebut dengan menambahkan beberapa code dan fitur yang diperlukan.

System
System adalah bagian dari game engine yang berfungsi untuk melakukan komunikasi dengan hardware yang berada di dalam mesin. Jika game engine sudah dibuat dengan baik maka system ini adalah satu-satunya bagian yang membutuhkan perubahan yang cukup banyak apabila dilakukan implementasi pada platform yang berbeda.
Console
Console, kita dapat merubah setting game dan setting game engine di dalam game tanpa perlu melakukan restart pada game tersebut. Console sendiri lebih sering digunakan dalam proses debugging. Apabila game engine tersebut mengalami error kita tinggal mengoutputkan error message tersebut ke dalam console tanpa harus melakukan restart. Console sendiri dapat dihidupkan dan dimatikan sesuai keinginan.

Support
Support adalah bagian yang paling sering digunakan oleh system di dalam game engine. Support sendiri berisi rumus-rumus matematika yang biasa digunakan seperti : vector, matrix, memory manager, file loader merupakan dasar dari game engine dan hampir digunakan semua projek game engine.

Renderer/Engine Core
Pada game engine, engine core / renderer terdiri dari beberapa sub yaitu visibility, Collision Detection dan Response, Camera, Static Geometry, Dynamic Geometry, Particle Systems, Billboarding, Meshes, Skybox, Lighting, Fogging, Vertex Shading, dan Output.

Game Interface
Game interface sendiri merupakan layer diantara game engine dan game itu sendiri. Berfungsi sebagai control yang bertujuan untuk memberikan interface apabila di dalam game engine tersebut terdapat fungsi fungsi yang bersifat dinamis sehingga memudahkan untuk mengembangkan game tersebut.

The Game
Merupakan inti dari penggunaan game engine sendiri, sehingga user dapat mengembangkan game tersebut sesuai dengan yang diinginkan.



Referensi :

Selasa, 10 April 2012

Kesimpulan Unsur- unsur Game

Pada tulisan saya kali ini saya akan lanjut membahas mengenai tulisan sebelumnya. Disini saya akan membahas mengenai

apakah yang membuat game berhasil??

dan apakah yang harus ditonjolkan dari pembuatan sebuah game agar berhasil??

Pada dasarnya yang membuat game berhasil adalah kelima komponen yang saya sebutkan sebelumnya yaitu

1. Koordinator

2. Programmer

3. Type Writer (Dialog)

4. Character

5. Storyline

Namun pada kenyataannya tidak selamanya semua itu menjamin game tersebut berhasil (laku dipasaran). Karena ternyata ada beberapa game dapat berhasil walau semua komponen tersebut tidak bagus atau tidak lengkap. Misalkan

· game angry bird, game ini adalah game yang memiliki storyline yang tidak begitu menarik (telor-telor burung dicuri babi dan para burung marah) namun dapat berhasil di pasaran karena game ini memiliki character yang menarik (lucu dan unik) sehingga dapat menarik antusias dari pemain untuk menyelesaikan game tersebut.

· Ataupun Call Of Duty: Modern Warfare 3 game ini memiliki story line yang cukup menarik para pemainnya


game ini merupakan seri terakhir dari kisah sukses sebelumnya yakni MW1 & MW2, game ini menceritakan tentang militer Rusia yang serangan ke amerika serikat karena pengaruh seorang teroris handal yakni "makarov". Dalam game yang bergenre FPS ini anda akan memainkan beberapa character seperti Yuri (bekas teman makarov yang bergabung dengan pasukan elit AS). Dengan alur cerita yang begitu dalam serta grafis yang lumayan memukau, game ini merupakan game wajib bagi para gamers di tahun 2011. Sayang dengan engine game yang masih lama, grafis game ini terasa hambar bagi PC/laptop dengan spesifikasi "Dewa".

Jadi dari contoh contoh game tadi maka dapat dikatakan bahwa jika komponen tersebut tidak lengkap belum tentu game tersebut tidak laku. Karena semua itu tergantung kepada masyarakat apakan masyarakat dapat menerima game tersebut dengan baik atau tidak. karena yang membuat game berhasil adalah banyaknya pemain yang memainkan game tersebut

Sumber : http://yanconx.blogspot.com/2012/01/5-games-pc-terbaik-2011.html

Unsur- unsur Game

Pada kali ini saya akan mencoba membahas mengenai game. Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya bahwa game adalah permainan yang menggunakan teknologi sehingga pemain dapat berinteraksi satu sama lain atau pun oleh computer itu sendiri. Namun kebanyakan orang tidak mengetahui bagaimana pembuatan game tersebut dan sapa saja yang berperan dalamnya. Kali ini saya akan membahasnya.

Pada dasarnya yang mendukung sebuah game menjadi berhasil adalah :

1. Koordinator

2. Programmer

3. Type Writer (Dialog)

4. Character

5. Storyline

I. Koordinator

Makna dari koordinator adalah seseorang yang diberi tanggung jawab untuk suatu skope permasalahan dan mengkoordinasi 1-n orang, seperti koordinator tim, project leader, project manager, manager, kepala bidang dan lain-lain. Namun dalam hal in

i coordinator bertanggung jawab mengenai jalannya pembuatan game dan mengawasi bagaimana system pembuatan game tersebut.

Kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi adalah sbb:

1. Mengetahui beban orang yang dibawahnya, apakah overload/underload atau normal

2. Mengetahui apa pekerjaan orang yang dibawahnya misalnya programmer atau type writer.

3. Mengetahui target pekerjaan orang yang dibawahnya.

4. Memastikan bahwa orang yang dibawahnya SELALU memiliki pekerjaan sesuai dengan beban kerja

5. Mencarikan pekerjaan agar orang yang dibawahnya memenuhi point 4

6. Memberikan arahan/solusi jika orang dibawahnya mengalami SALAH arah atau kesulitan

7. BERTANGGUNG JAWAB atas pekerjaan yang dibawahnya

8. BERTANGGUNG JAWAB atas penyelesaian pekerjaan orang yang dibawahnya dan pekerjaan itu sendiri.

II. Programmer

Programmer adalah orang yang mampu membuat program/perangkat lunak atau Software yang dapat menjalankan perangkat kerasnya/hardware. Namun dalam hal ini programmer adalah orang yang memasukkan instruksi instruksi kedalam program agar program berjalan sesuai dengan jalan game tersebut. Programmer disini hanya melakukan yang diminta oleh coordinator. Programmer adalah inti dari semuanya karena game tidak akan menjadi bagus dan terlihat menarik tanpa adanya programmer yang handal. Biasanya progammer bekerja sama dengan designer dan composer. Designer adalah orang yang mendesain suatu

karya di dalam game yaitu dalam pembuatan mimik wajah, badan, lingkungan dan pakaian. Composer bertugas dalam pengisian suara dan bertanggung jawab menentukan musik yang akan dimasukkan dalam game.

III. Type Writer

Disini type writer adalah seorang yang melakukan penulisan dalam game tersebut. Seperti ini.


Disini type writer juga sangat berperan karena dia harus bisa menuliskan semua yang dibutuhkan dalam game ini misalkan mengenai cara bermain game tersebut ataupun cerita awal game tersebut. Dari penulisan ini pun sangat berpengaruh untuk menarik antusiasme(semangat) pemain misalnya seperti ini.


IV. Character

Yang dimaksud character adalah tokoh pada game tersebut yang dapat dimainkan oleh pemain. Character ini sangat bermacam macam tergantung ide game tersebut. Ada yang berupa orang ada monster ataupun burung-burung(angry bird). Dari character ini sangat berpengaruh pada game apakah character tersebut dapat menarik perhatian pemain atau tidak.

V. StoryLine

Storyline adalah jalan cerita yang mendukung adanya game. Storyline merupakan salah satu hal penting dalam pembuatan game. Karena jalan cerita adalah komponen dasar pembuatan game. Dengan adanya jalan cerita ini akan membuat pemain bisa mengikuti perannya dalam game tersebut seakan dirinya sendiri.

Sumber :

free4phones.blogspot.com

blingcheese.com