Selasa, 30 Oktober 2012

E_Goverment

E-Goverment adalah penggunaan teknologi informasi yang dilakukan pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya misalkan dalam urusan bisnis, serta lain lainnya yang berhubungan dengan pemerintahan. E-goverment digunakan untuk meningkatkan efisiensi internal dalam hal penyampaian pelayanan publik atau proses kepemerintahan. Dengan adanya e-Goverment ini diharapkan agar dapat meningkatkan efisiensi, kenyamanan, serta aksesbilitas pelayanan kepada masyarakat.

Ada banyak pertimbangan dan dampak potensial penerapan dan perancangan e-government, termasuk disintermediasi pemerintah dengan warganya, dampak pada faktor sosial, ekonomi, dan politik, serta halangan oleh status quo pada ranah ini.
Pada sejumlah negara e-government digunakan untuk mengajak kembali ketertarikan warganya pada proses politik. Dalam hal tertentu bahkan dilakukan eksperiman dengan pemilu elektronik, dimana meningkatkan partisipasi pemilu dengan membuat pemilu menjadi mudah.

Survei di beberapa negara menunjukkan bahwa ada kecenderungan aparat pemerintah untuk tidak melaksanakan kegiatan secara online, karena mereka lebih menyukai metoda pelayanan tradisional yang berupa tatap langsung, surat-menyurat atau telepon.
Kita harus belajar dari penyebab-penyebab kegagalan e-government di sejumlah negara yang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
1.    Ketidaksiapan sumber daya manusia
2.    Sarana dan prasarana teknologi informasi
3.    Serta kurangnya perhatian dari pihak-pihak yang terlibat langsung.

E-government adalah penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif, serta memberikan pelayanan yang transparan dan memuaskan kepada masyarakat. Semua organisasi pemerintahan akan terpengaruh oleh perkembangan e-government ini.
E-government dapatlah digolongkan dalam empat tingkatan.
1.    Tingkat pertama adalah pemerintah mempublikasikan informasi melalui website.
2.    Tingkat kedua adalah interaksi antara masyarakat dan kantor pemerintahan melaui e-mail.
3. Tingkat ketiga adalah masyarakat pengguna dapat melakukan transaksi dengan kantor pemerintahan secara timbal balik.
4.    Level terakhir adalah integrasi di seluruh kantor pemerintahan, di mana masyarakat dapat melakukan transaksi dengan seluruh kantor pemerintahan yang telah mempunyai pemakaian data base bersama.
Di manakah letak Indonesia? Kita baru dapat menggolongkannya sampai tingkat ketiga pada tahun 2003 ini. Umumnya kantor pemerintahan di Indonesia berada pada tingkat pertama, yang hanya sebatas memberi informasi kepada masyarakat melalui website. Sebagian kecil kantor pemerintahan sudah pada level kedua dan ketiga, yang di antaranya berupa Sistem Informasi Manajemen Satu Atap (SIMTAP) yang telah dikembangkan oleh beberapa pemerintah daerah. Singapura adalah contoh negara yang sudah sampai level keempat yang berupa interaksi antara masyarakat dan seluruh kantor pemerintah.

Contoh e-goverment indonesia adalah e-pemerintah.
Bedah website e-pemerintah.com

Pada bagian awal web ini kita akan melihat kenten sebelah kiri atas merupakan menu yang terdiri atas menu :

•     Informasi Beasiswa, disini menginformasikan mengenai beasiswa pemerintah sediakan dan cara cara mendapatkannya

•        Jaringan Pendidikan (terhubung ke pendidikan.net) menginformasikan jaringan pendidikan


        Teknologi Pendidikan (terhubung ke e-pendidikan.com)


•        Televisi Pendidikan (terhubung ke pendidikan.tv)



•        Pengembangan Sekolah terhubung ke schooldevelopment.net



•        Lowongan Kerja terhubung ke menganggur.com



        eForum E-Pemerintah terhubung ke tech.groups.yahoo.com/group/E-Pemerintah


•        Mengirim Artikel Anda berfuungsi untuk memasukkan artikel yang ingin kita tampilkan di e-goverment. Pemasangan artikel ditentukan oleh admin e-goverment.



•        Latihan Bahasa Asing terhubung ke pen-friends.net



•        Info Pendidikan Dasar terhubung ke mbeproject.net



        Inovasi Pendidikan terhubung ke inovasipendidikan.net


•        Prioritas Pendidikan terhubung ke prioritaspendidikan.net



Selanjutnya dibagian bawahnya diisi dengan informasi database, info pemerintahan, mengenai kami(mengenai e-goverment sendiri), egroup e-pemerintah, pendidikan kelas dunia belajar berbasis ITC, selanjutnya bagian dibawahnya diisi dengan search engine. Sedangkan disebelah kanan diberikan untuk menampilkan bagian kementrian yang ada. Lalu link manajemen pendidikan, inovasi pendidikan baru, chat dan saran.


Sedangkan konten di tengah diisi dengan informasi terbaru yang berhubungan dengan pemerintahan saat ini.

Sumber

Minggu, 07 Oktober 2012

Bisnis Informatika


Bisnis Informatika Terdiri dari dua suku kata. Yaitu Bisnis dan Informatika, jika di telusuri lebih dalam makna dari dua kata ini maka kita akan dapat

BISNIS
Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Jadi bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya yang dapat mendatangkan keuntungan kepada organisasi bersangkutan.
Sedangkan

INFORMATIKA
Informatika adalah ilmu yang mempelajari transformasi fakta berupa data maupun informasi berbasis komputasi. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat dan interaksi dari beberapa system yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data serta menampilkannya dalam bentuk informasi.
Jadi Bisnis Informatika adalah penggabungan dari seni jual-menjual (dagang) dengan ilmu pengetahuan informasi.  Sehingga bisnis informatika adalah pekerjaan menjual barang atau jasa yang menggunakan informasi maupun data yang berbasis komputer untuk mendatangkan keuntungan.


Contoh Perusahaan :


Visi :
Menjadi lembaga jaminan sosial tenaga kerja terpercaya yang unggul dalam pelayanan dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta dan keluarganya.

Misi 
Sebagai badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja yang memenuhi perlindungan dasar bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi;
  • Tenaga Kerja: Memberikan perlindungan yang layak bagi tenaga kerja dan keluarga
  • Pengusaha: Menjadi mitra terpercaya untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas
  • Negara: Berperan serta dalam pembangunan
SDM (Sumber Daya Manusia)
Dari segi :
Iman :
·         Taqwa, berfikir positif, tanggung jawab, pelayanan tulus ikhlas.
Profesional :
·         Berprestasi, bermental unggul, proaktif dan bersikap positif terhadap perubahan dan pembaharuan
Teladan :
·         Berpandangan jauh kedepan, penghargaan dan pembimbingan (reward & encouragement), pemberdayaan
Integritas :
·         Berani, komitmen, keterbukaan
Kerjasama :
·         Kebersamaan, menghargai pendapat, menghargai orang lain.

Tanggung Jawab Perusahan
Tanggung jawab terhadap konsumen misalkan :
Terhadap lingkungan sekitar misalkan :
  • Memberikan Beasiswa
    • PT. Jamsostek memberikan beasiswa pendidikan bagi siswa dan siswi SD hingga SMA di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara, Rabu (26/09) bertempat di Balai Yos sudarso lantai 3 Kantor Walikota Jakarta Utara.
  • Memberikan Pengobatan Gratis
    • PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang (Kacab) Cilandak dan Jamsostek Kacab Kebayoran Baru (Jakarta) memberikan layanan pengobatan cuma-cuma (gratis) dan bantuan paket sembako untuk masyarakat di Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan.
  •  Program Kemitraan
    • Adapun Jenis Program Kemitraan ini antara lain :
      • Pinjaman Biasa, yaitu pinjaman yang diberikan kepada Usaha Kecil atas dasar untuk penambahan modal kerja dan bukan atas dasar pesanan dari Rekanan Usaha Kecil.
      • Pinjaman Khusus, yaitu pinjaman yang diberikan kepada Usaha Kecil atas dasar pesanan dari Rekanan Usaha Kecil.

Rabu, 04 Juli 2012

Rangkuman Pengantar Teknologi Game


Mata kuliah ini termasuk mata kuliah yang menarik karena dengan mata kuliah ini saya menjadi cukup banyak tahu mengenai game. Bahkan mungkin banyak yang saya tidak tau mengenai game. Contohnya seperti :
1.  Apa itu game, pada postingan ini saya menjelaskan apa itu game.
2.  Sejarah game, bagaimana awal mula game pada dahulu kala dan apa yang memotivasi pembuatannya manjadi game yang ada seperti sekarang ini.
3.  Unsur-unsur game, dari sini kita mengetahui apa aja yang menjadi unsur-unsur dalam sebuah game yaitu :
a. Koordinator, bertanggung jawab mengenai jalannya pembuatan game dan mengawasi bagaimana system pembuatan game tersebut.
b. Programmer, orang yang mampu membuat program/perangkat lunak atau Software yang dapat menjalankan perangkat kerasnya/hardware.
c. Type Writer (Dialog), seorang yang melakukan penulisan dalam game tersebut.
d. Character, tokoh pada game tersebut yang dapat dimainkan oleh pemain.
e. Storyline,  jalan cerita yang mendukung adanya game. Storyline merupakan salah satu hal penting dalam pembuatan game.
4.  Lalu pembahasan mengenai game engine, bagaimana game engine dibuat dan apa saja yang menjadi komponennya seperti :
a. Komponen Grafik, adalah komponen yang paling dirasakan oleh para gamers berpengaruh sangat besar, visualisasi.
b. Komponen Physic Engine, Komponen ini bertugas untuk menghitung apakah sebuah benda bersinggungan dengan benda lain, atau berapa kecepatan sebuah benda dengan massa tertentu ketika dilemparkan dari ketinggian tertentu.
c. Komponen Musik, Komponen ini bertugas untuk melakukan pengolahan sebuah musik untuk game.
d. Skeletal system, Komponen ini bertugas untuk melakukan pengolahan sebuah objek manusia atau benda lain supaya bisa bergerak berdasarkan rangka yang telah dibuat sebelumnya.

Mata kuliah ini sangat menarik untuk bisa dipelajari secara mendalam jika kita ingin menggeluti bidang semacam game. 

Augmented Reality


Augmented reality adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Jadi teknologi ini memasukkan sebuah benda dari dunia maya seakan akan muncul di dunia nyata. Berikut ini adalah contohnya.



Biasanya untuk memunculkan objek tersebut menggunakan sebuah tulisan, gambar dan sebagainya yang dijadikan sebagai kode atau barcode untuk menampilkan objek dari dunia maya.
 Benda-benda maya menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan inderanya sendiri. Hal ini membuat realitas tertambah sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam dunia nyata.
Realitas tertambah dapat diaplikasikan untuk semua indera, termasuk pendengaran, sentuhan, dan penciuman. Selain digunakan dalam bidang-bidang seperti kesehatan, militer, industri manufaktur, realitas tertambah juga telah diaplikasikan dalam perangkat-perangkat yang digunakan orang banyak, seperti pada telepon genggam.

Sumber
adhie70.wordpress.com
http://blog.augmentedreality.co.id/2010/10/20/augmented-reality-vs-virtual-reality/

Virtual Reality


Virtual Reality adalah teknologi yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh computer, suatu lingkungan sebenarnya ditiru atau benar – benar suatu lingkungan yang diciptakan sendiri. Umumnya virtual teknologi diciptakan sesuai dengan lingkungan sebenarnya. Jadi dalam pembuatan VR ini sangat memperhitungkan apa yang terjadi dengan kondisi yang berbeda beda. Ini dilakukan agar VR bisa menyerupai kondisi aslinya sehingga membuat user merasa berada dilingkungan sesungguhnya.
Teknologi ini mampu menjadikan orang yang merasakan dunia maya tersebut terkecoh dan yakin bahwa yang dialaminya adalah nyata. Sejak beberapa tahun lalu, kata "immersive'' [tenggelam] telah mulai digunakan di depan istilah "virtual reality"[kenyataan maya], yang mencerminkan keadaan bahwa mereka yang menyaksikan kenyataan maya benar-benar tenggelam dalam apa yang sedang mereka al ami. Penjelasan dari sistem dunia maya ini didasarkan pada panca indra manusia. Misalnya, ketika pengguna sistem dunia maya memakai sarung tangan khusus, perangkat di dalam sarung tangan tersebut mengalirkan sinyal -sinyal ke ujung-ujung jari. Ketika sinyal-sinyal ini diteruskan ke dan ditafsirkan oleh otak, pengguna tersebut merasakan bahwa dirinya sedang menyentuh kain sutra atau vas bunga yang penuh hiasan, lengkap dengan seluruh pernak pernik pada permukaannya, meskipun benda semacam itu pada kenyataannya tidak ada di sekitarnya. Salah satu penerapan terpenting dari dunia maya adalah di bidang kedokteran. Universitas Michigan telah mengembangkan suatu teknologi untuk melatih para pembantu dokter, khususnya para karyawan di ruang gawat darurat untuk melatih ketrampi lan mereka di sebuah laboratorium dunia maya. Di sini, gambaran lingkungan sekitar diciptakan dengan memunculkan rincian seluk beluk sebuah ruang operasi pada lantai, dinding, dan langit-langit dari sebuah ruangan.
Untuk mewujudkan suasana yang nyata, virtual reaity menggunakan beberapa peralatan yaitu :
1.      Glove
2.      Headset
3.      Walker



Konsep kerja teknologi VR adalah pemakai melihat suatu dunia semu yang sebenarnya adalah gambar-gambar bersifat dinamis. Melalui Headphone atau speaker, pendengar akan mendengar suara yang realistis. Melalui headset, glove, dan walker, semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem akan memberikan reaksi yang sesuai sehingga pemakai seolah-olah merasakan pada situasi yang nyata, baik secara fisik maupun psikologis.
Syarat yang harus ada pada Virtual Reality :
  • Gambar / grafis / penglihatan 3D yang nyata menurut perspektif penglihatan pengguna.
  • Kemampuan untuk mendeteksi gerakan-gerakan pengguna, seperti gerakan kepala dan arah bola mata, untuk menyesuaikan grafis yang dihasilkan supaya menyesuaikan perubahan dunia 3D nya.
Saat berada dalam Virtual Reality, pengguna akan merasa melebur seolah menyatu dengan dunianya, dan bisa berinteraksi dengan objek-objek yang ada disana. Hal ini disebut telepresence.
Efek yang kerap ditimbulkan adalah pemakai kerap mengalami gangguan yang disebut cybersickness. Penderita gangguan ini akan merasa ketegangan mata dan bahkan disertai rasa pusing. Tekadang penderita secara psikologis masih terbawa pada suasana semu walaupun sebenernya penderita sudah kembali ke dunia nyata.

Sumber :
http://blog.augmentedreality.co.id/2010/10/20/augmented-reality-vs-virtual-reality/

Selasa, 08 Mei 2012

Game Engine

Apa Itu Game Engine ?
Game engine adalah sebuah sistem software yang dirancang untuk pembuatan dan pengembangan suatu video game.

Tujuan Game Engine?
Game engine adalah dasar untuk membuat sebuah game karena dalam game engine ini terdapat konsep permainan dan aturan aturan sebuah permainan. Dengan adanya game engine sebagai dasarnya maka untuk melakukan pengembangan terhadap game tersebut cukup melakukan perubahan terhadap design permainan.
Umumnya sebuah game engine dibuat untuk menangani rendering dan beberapa teknologi penting lainnya, namun  game engine juga dapat menangani tugas seperti  game AI, collision detection antara  game object, sound dan lainnya. Beberapa engine game pada umumnya menyediakan fasilitas graphics rendering(2D atau 3D). Engine yang menyediakan fasilitas real time 3D rendering biasanya dinamakan engine 3D.
Ada banyak sekali game engine yang dirancang untuk bekerja pada beberapa konsol video game dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux dan Mac OS X. Fungsi utama yang secara khusus disediakan oleh game engine meliputi mesin render (renderer) untuk grafik 2D atau 3D, mesin fisika, deteksi tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen momori, threading, dukungan lokalisasi dan layar grafik. Proses pembuatan game seringkali dihemat oleh sebagian besar developer dengan menggunakan kembali game engine yang sama untuk membuat game yang berbeda.
Ada Berapa Tipe Game Engine?
Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrograman. Ada 3 tipe game engine yang ada saat ini, diantaranya :
·         Roll-your-own game engine
Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine-nya sendiri. Mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Di sisi lain, mereka kadang menggunakan library komersil atau yang open source. Terkadang mereka juga membuat semuanya mulai dari nol. Biasanya game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar diberikan secara gratis, juga memperbolehkan mereka (para developer) lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Tower Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine-nya, hanya untuk ditulis ulang semuanya dalam beberapa hari  sebelum penggunaannya karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.
·         Mostly-ready game engines
Engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model, texture dan lain-lain. Banyak dari mereka yang sudah benar-benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar-benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan game engine-nya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja game-nya. Contoh tipe game engine seperti ini adalah Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Dengan hal ini dapat menyingkat menghemat waktu dan biaya dari para developer game.
·         Point-and-click engines
Engine ini merupakan engine yang sangat dibatasi, tapi dibuat dengan sangat user friendly. Anda bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget.  Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas dan memiliki kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman dan merilis game-game mereka secepatnya.
                                           
Pada perkembanganya, game engine ini ada yang berbayar dan ada juga yang gratis alias open source. Berikut adalah contoh-contoh game engine yang open source dan berbayar .
Contoh game engine open source :
  1. OGRE
  2. Panda 3D
  3. crystal space
  4. blender game engine
  5. jME
  6. openSceneGraph
  7. Panda 3D *)
  8. OGRE *)
  9. Esenthel for non­commercial
  10. Unity Free Edition
  11. G3D *)
  12. Genesis3D *)
  13. FPS Creator Free Edition
  14. DarkBASIC Pro Free Edition
  15. Cube 2 (Sauerbraten) *)
  16. Unreal Development Kit
  17. Platinum Arts Sandbox *)
  18. CAST II *)
  19. 3D RAD Pro
  20. DX Studio
  21. Blender *)
  22. Angel ( ini engine­nya Nusantara Online) *) **)
  23. Irrlicht *)
  24. id Tech (a.k.a Doom Engine, yang dipakai membuat Doom 2) *)
  25. Quake Engine (yang dipakai menggarap Quake dan Half­Life) *)
Contoh game engine berbayar :
  1. c4 Engine
  2. torque game engine
  3. 3DGamestudio
  4. DXStudio
  5. neoExis engine
  6. esenthel engine,
  7. 3D Game Maker
  8. 3D Game Studio
  9. DarkBASIC
  10. TrueVision
  11. FPS Creator
  12. Blade 3D
  13. Source
  14. Esenthel for commercial
  15. Torque 3D
  16. Shiva 3D
  17. CryEngine








Referensi :
http://rizkiekasatria.wordpress.com/2011/04/12/pengertian-game-engine/

Komponen – Komponen Game Engine


Pada umumnya sebuah game mempunyai beberapa komponen yang bisa dibagi dalam jenis
1 .    Komponen Grafik
2 .    Komponen Physic Engine
3 .    Komponen Musik
4 .    Skeletal system
Membangun sebuah modul sendiri kalau boleh saya katakan adalah suatu hal yang sia-sia, mengapa harus buat sendiri kalau ada yang menyediakan secara gratis. Membangun komponen game bukanlah suatu ide bagus kecuali jika anda dibayar untuk itu, dan anda telah memutuskan untuk membaktikan diri untuk membuat salah satu komponen diatas.

Untunglah, kalau anda rajin memeriksa di internet dan bertanya-tanya, anda akan menemukan bahwa 4 komponen diatas sudah disediakan secara cuma-cuma bahkan anda bisa menggunakannya dalam game komersial anda. Tapi tentunya kalau anda mempunyai keuntungan yang cukup banyak, rasanya tidak etis kalau anda tidak memberikan mereka sesuatu untuk kerja keras mereka.

Komponen Grafik.
Komponen ini adalah komponen yang paling penting dalam sebuah game. Seperti yang bisa anda lihat komponen ini adalah komponen yang paling dirasakan oleh para gamers berpengaruh sangat besar, visualisasi. Tanpa sebuah visualisasi, sebuah game akan tampak sangat membosankan, bahkan sebuah game dengan permainan yang bagus pun akan mendapat celaan gara-gara tidak menampilkan grafik yang bagus. Tugas dari komponen ini adalah menampilkan visualisasi dalam bentuk gambar dan melakukan hitungan untuk hal-hal rumit seperti kamera.

Komponen Physic Engine
Komponen ini bertugas untuk menghitung apakah sebuah benda bersinggungan dengan benda lain, atau berapa kecepatan sebuah benda dengan massa tertentu ketika dilemparkan dari ketinggian tertentu. Komponen ini bertugas untuk melakukan perhitungan untuk simulasi yang ada di bumi.

Komponen music
Komponen ini bertugas untuk melakukan pengolahan sebuah musik untuk game. Bahkan beberapa penyedia komponen ini sanggup untuk mensimulasikan sebuah suara berdasarkan jarak antara pendengar dan objek.

Komponen Skeletal system
Komponen ini bertugas untuk melakukan pengolahan sebuah objek manusia atau benda lain supaya bisa bergerak berdasarkan rangka yang telah dibuat sebelumnya, semisal gerakan untuk robot atau gerakan untuk manusia.
Penyederhanaan.

Seperti yang telah di sebutkan di atas, membuat sendiri komponen tersebut bukanlah ide yang bijak untuk membuat sebuah game, dan sekali lagi, kecuali anda di bayar untuk itu. Dan sekali lagi, komponen-komponen tersebut sudah tersedia gratis bahkan dalam game komersil pun anda tidak akan di tagih untuk membayar. 

Namun basicnya komponen-komponen game terdiri dari :
Tools/Data
Dalam pengembangan game, dibutuhkan data untuk menuliskan text files. Dalam pengembangan game, paling tidak dibutuhkan beberapa tools seperti 3d model editor, level editor dan graphics programs. Bahkan jika diperlukan, seringkali kita mengembangkan game engine tersebut dengan menambahkan beberapa code dan fitur yang diperlukan.

System
System adalah bagian dari game engine yang berfungsi untuk melakukan komunikasi dengan hardware yang berada di dalam mesin. Jika game engine sudah dibuat dengan baik maka system ini adalah satu-satunya bagian yang membutuhkan perubahan yang cukup banyak apabila dilakukan implementasi pada platform yang berbeda.
Console
Console, kita dapat merubah setting game dan setting game engine di dalam game tanpa perlu melakukan restart pada game tersebut. Console sendiri lebih sering digunakan dalam proses debugging. Apabila game engine tersebut mengalami error kita tinggal mengoutputkan error message tersebut ke dalam console tanpa harus melakukan restart. Console sendiri dapat dihidupkan dan dimatikan sesuai keinginan.

Support
Support adalah bagian yang paling sering digunakan oleh system di dalam game engine. Support sendiri berisi rumus-rumus matematika yang biasa digunakan seperti : vector, matrix, memory manager, file loader merupakan dasar dari game engine dan hampir digunakan semua projek game engine.

Renderer/Engine Core
Pada game engine, engine core / renderer terdiri dari beberapa sub yaitu visibility, Collision Detection dan Response, Camera, Static Geometry, Dynamic Geometry, Particle Systems, Billboarding, Meshes, Skybox, Lighting, Fogging, Vertex Shading, dan Output.

Game Interface
Game interface sendiri merupakan layer diantara game engine dan game itu sendiri. Berfungsi sebagai control yang bertujuan untuk memberikan interface apabila di dalam game engine tersebut terdapat fungsi fungsi yang bersifat dinamis sehingga memudahkan untuk mengembangkan game tersebut.

The Game
Merupakan inti dari penggunaan game engine sendiri, sehingga user dapat mengembangkan game tersebut sesuai dengan yang diinginkan.



Referensi :